28.4.13

DIARY NISA #28 : SWEET HIJABI

20.4.13

BAHAGIA ITU...

Bahagia itu ga mahal
Bahagia itu ga usah beli
Bahagia itu ga susah dicari
Bahagia itu kadang tak perlu pakai uang
Bahagia itu bisa dicari di setiap helaan napas kita
Bahagia itu ada jika kita senantiasa bersyukur
Bahagia itu, saat ini, ketika melihat senyum anakku
Bahagia itu, saat ini, ketika anakku memelukku erat :)

13.4.13

DIARY NISA #27 : MY OWN KITCHEN SET

Alhamdulillah ada rezeki untuk beliin Nisa mainan, karena dilihat-lihat Nisa suka dengan masak-memasak, akhirnya dibeliin deh Kitchen set. Walo belum lengkap tapi sudah bisa bikin Nisa seneng. Anteng sekali mainnya, masak-masakan sambil menirukan suara masakan, pura-pura mencuci tangan di wastafelnya, membakar ayam di dalam ovennya hehe... subhanallah! Anak Umi ini emang pintar sekali menggunakan daya khayalnya.

Sambil, di sebelahnya Umi bekerja dengan tumpukan kertas, jilbab, kerudung dan pakaian untuk dijual di online shop tercinta :) alhamdulillah. Setelah puas bermain, seperti biasa Nisa akan menempel lagi ke Umminya untuk sekedar minta perhatian bahkan mengajak bermain bersama.


11.4.13

SAUNG DOLKEN

Karena ga ada foto-foto makanannya, maka saya postingnya disini aja hehe... kalo ada makanannya pasti saya postingnya ke Spicynista deh ;) Hari Minggu, nenek Nisa mengajak ke Saung Dolken, katanya disana suasananya enak banget... Pas sesampai disana memang benar... Saung Dolken ga cuma resto aja, tapi ada penginapan nya...

Kami memilih tempat makannya di bagian dalam, sengaja disana karena sembari menunggu makanan kita bisa duduk-duduk di sofanya sambil foto-foto hehe... Setelah pesanan makanan datang, kita pindah ke meja makan panjang yang besar, cukup untuk 10 orang. Pesanan : karedok, Ayam bakar, Gurame bakar, dan minuman. Makanannya tergolong enak ditemani sama suasana diluar yang mendukung banget untuk foto-foto hehe...

 





9.4.13

SEBUAH FLASHBACK, KEBAIKAN KECIL

Ingin bahas mengenai kebaikan hati, tak pernah terlupa untuk semua kebaikan kecil yang pernah kudapat dari orang lain, semoga setiap orang yang berbaik hati padaku akan mendapatkan balasan yang jauh lebih besar dari Allah, aamiin.

Teringat pada kebaikan seorang Bapak di sebuah bis yang pernah kunaiki, ketika itu sore hari, jam nya pulang kantor, biasanya jam ngantorku ga sama dengan jam kantor orang kebanyakan :D maklumlah sistem shifting membuat kami yang bekerja berada di dunia yang agak berbeda #lebay. Ketika bis 45 yang kunanti terlihat di kejauhan, aku sudah bersiap dengan segenap jiwa dan raga untuk.. berebut masuk ke dalamnya hehe.. maklumlah, bis ini lewat palingan 15 menit sekali, sementara peminatnya melebihi kapasitasnya huhuhu... jadi harus berjuang deh untuk bisa menjadi penumpang di jam pulang, walopun itu dengan berdiri.

Alhamdulillah! Masuklah saya ke tengah bis, tapi kok ketika bis berjalan, orang-orang yang berdiri makin berhimpit dan menyesakku dari arah depan dan belakang. Aku meringis karena terjepit dengan posisi berdiri yang oleng. Udah coba cari cara untuk dapet posisi wenak untuk berdiri, tapi ga berhasil karena orang yang beresakkan lebih kuat lagi mendesakku, hufft... kembali aku meringis... Dan entah karena apa, tiba-tiba bapak setengah baya yang duduk di dekat jendela dimana aku menghadapkan badan, segera menyapaku dan langsung memintaku duduk, subhanallah! Merining seketika dan sempat tercenung beberapa saat, karena mengingat kota metropolitan ini sangat langka mendapatkan situasi seperti ini. Setelah bapak itu berdiri, dan aku menggantikan posisi duduknya, segera aku mengucapkan terima kasih dan tersenyum. Bapak itu hanya membalas senyumanku.

Dalem hatiku, "makasih banyak ya Pak, Bapak baik bangettt, makasih makasihh..."

Mungkin Bapak itu melihat ringisan mukaku ya... Bukan karena tak terbiasa sih saat itu hanya aku tidak siap dengan desakan yang begitu kuat. Ditambah lagi kewaspadaanku pada pencopet ulung yang selalu siap beraksi. Aku juga berdoa saat itu, semoga Bapak itu dilindungi Allah ari marabahaya dan tidak kecopetan. Bis berjalan menyusuri jalanan menuju tempat yang kuinginkan cukup lama, hampir 45 menit. Aku kira Bapak itu memberikan tempat duduknya karena beliau akan turun sebentar lagi, tapi gayanya berdiri tak memperlihatkan akan turun.

Sampai akhirnya tempat dimana aku ingin turun terlihat juga, dan beberapa orang juga akan turun di tempat ini bersiap untuk turun dan bergerak ke arah pintu, termasuk Bapak itu. Subhanallah! Ternyata Bapak itu juga turun disini. Semoga Bapak itu senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dari Allah. Aamiin.

Hikmah dari pengalamanku ini, betapa kebaikan kecil yang kita perbuat bisa memberikan kita banyak doa-doa yang memang pada akhirnya Allah akan memberikan balasan yang jauh lebih baik lagi dari yang kita lakukan, subhanalloh!

Ayo mulai sekarang berbuat baik meski itu kebaikan-kebaikan kecil :)


8.4.13

DIARY NISA #26 : SANTAI-SANTAI



Foto ini diambil ketika santai sebelum Nisa mau bobo... sukanya gini... duduk-duduk sambil gulatak gulitik di kasur... sambil nen,,,, kalo udah cape baru bobo...

6.4.13

DIARY NISA #25 : AYO BERANGKAT UMMI

Sebelum berangkat aku pose dulu ya Ummiii ;)



"Ayoooo Ummii, aku sudah siap berangkat niiih!!!" 
Sekarang setiap berangkat tak lupa pakai sepatu, jam tangan dan tas mungilnya X_X

2.4.13

DIARY NISA #24 : SHOLAT YUK




Alhamdulillah Nisa sekarang sudah bisa menirukan gerakan sholat, terutama gerakan sujud, duduk diantara dua sujud kemudian salam. Sungguh terharu dan bahagia kalo liat anak kita melakukan hal itu. Lucu tapi bahagia. Selain itu Nisa juga selalu berdoa setiap akan bobo dan sebelum makan :)